Green Campus sebagai Tonggak Terwujudnya Green City
I0619031 Nuzula Firda Sa'adhati
Penulis Mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik
A.
Latar Belakang
Perkembangan kota akhir akhir ini terjadi dengan
sangat pesat. Penyebabnya tak lain karena pertambahan jumlah penduduk di
kawasan tersebut. Dalam jurnal.uns.ac.id disebutkan bahwa pertambahan jumlah penduduk akan mendorong
penggunaan lahan secara ekstensifikasi di suatu kawasan perkotaan dan
mengakibatkan perkembangan kawasan tersebut secara horizontal atau semakin
melebar dan bahkan tidak teratur.Hal ini berakibat luasan ruang terbuka hijau
semakin sempit, oleh karena itu munculah gagasan mengenai Green City.
Green City adalah konsep pembangunan kota berkelanjutan dan
ramah lingkungan yang dicapai dengan strategi pembangunan seimbang antara
pertumbuhan ekonomi, kehidupan sosial dan perlindungan lingkungan sehingga kota
menjadi tempat yang layak huni tidak hanya bagi generasi sekarang, namun juga
generasi berikutnya. Konsep Green City bertujuan agar terdapat keseimbangan dan
kenyamanan dari manusia yang menghuni dan lingkungan itu sendiri. Untuk dapat mencapai
konsep itu sendiri diperlukan dukungan
dari banyak pihak seperti pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.
Dalam hal ini, selain pemerintah, civitas akademika
memiliki peran penting untuk mewujudkan Green
City. Tak lain karena mereka adalah sumber daya manusia yang terpelajar dan
dalam usia yang produktif. Usaha yang bisa dilakukan diantaranya melalui
penyuksesan Green Campus.
B.
Tujuan
Mengetahui peran
Green Campus dalam mendukung
terwujudnya Green City.
C. Pembahasan
Salah satu Green
Campus yang ada di Indonesia adalah UNS. Green Campus UNS bertujuan untuk
mewujudkan kampus yang sehat, nyaman, aman, indah dan hemat
energi melalui efisiensi dan efektivitas penggunaan energi, sumber daya dan
tindakan nyata lain yang tercermin dari pola pikir dan perilaku civitas
akademika yang berwawasan lingkungan. Pengelolanya menekankan beberapa aspek
penting, diantaranya adalah
1.
Air
Air
merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan manusia. Di dalam kampus UNS sudah
tersedia banyak SPAM atau Sistem Pengolahan Air Minum, dimana seluruh civitas
akademika dapat mengisi ulang botol dengan air yang siap minum, hal ini juga
sekaligus mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.
2.
Tatanan dan
infrastruktur
Pertumbuhan
bangunan baru tetap memperhatikan keseimbangan antara ketersediaan lahan dengan
ruang terbuka hijau. Cara yang dilakukan adalah dengan pembangunan high rise building atau pembangunan
lebih dari 4 lantai serta pembangunan bangunan ramah lingkungan, yaitu dengan
banyaknya ventilasi, lubang cahaya, material kaca, serta tangga darurat untuk mitigasi bencana.
3.
Energi dan
perubahan iklim
Mengoptimalkan
upaya penghematan energi sehingga meminimalisir perubahan iklim yang ekstrem.
Beberapa yang sudah diterapkan adalah penggunaan solar panel di FakultasTeknik, gedung perpustakaan dan rumah sakit pusat UNS serta pemanfaatan terang
alami di siang hari pada gedung Fakultas Kedokteran.
4.
Pendidikan
Aspek yang
berkaitan secara langsung terhadap akademisi di UNS adalah aspek pendidikan.
Mengenai hal ini hampir semua program studi di sepuluh Fakultas dan program
Pasca Sarjana menawarkan mata kuliah terkait lingkungan dan keberlanjutannya
dengan total 150 mata kuliah. Hal inilah yang akan dibawa oleh mahasiswa ketika
terjun langsung di masyarakat.
5.
Transportasi
Kebijakan
yang telah dilaksanakan adalah penyediaan tempat parkir untuk sepeda,
pembangunan jalur pedestrian ramah difabel dengan pepohonan rindang
disekitarnya untuk mengurangi panas, serta kebijakan pembatasan lahan parkir
kendaraan bermotor di Fakultas MIPA dan Fakultas Kedokteran.
6.
Sampah
Beberapa
program dan kegiatan dalam mengolah dan mengelola limbah, antara lain daur
ulang air limbah atau waste water
treatment, proses pengelolaan dan pengolahan limbah organik dan anorganik
serta daur ulang limbah beracun. Peran UNS secara langsung dalam mewujudkan green city salah satunya adalah dengan
pembangunan IPAL untuk mengendalikan limbah di kawasan Jebres, Surakarta.
D. Kesimpulan
Dari uraian diatas, banyak sekali peran kampus dan
mahasiswanya dalam membantu kota untuk mewujudkan Green City. Oleh karena itu kita harus selalu mendukung berbagai
aktivitas yang terkait dengan kelestarian lingkungan hidup.