Saturday, January 23, 2016

KIAMAT : pengertian, tanda-tanda dan peristiwa setelah kiamat

0





   A.    MACAM-MACAM KIAMAT

1) KIAMAT SUGRA artinya kiamat kecil / kerusakan kecil, misalnya mati dan bencana alam. Mati adalah terpisahnya jasad dengan rohani. Jasmani kembali ketanah, sedangkan rohani hidup di alam barzah (alam kubur). Alam barzah, yaitu tempat hidup umat manusia setelah mati sampai mereka di bangkitkan dari kuburnya masing-masing untuk kemudian di tentukan Allah Swt. apakah mereka maksuk surga atau masuk neraka.
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati, kemudian kepada Kami-lah kamu dikembalikan” (QS. Al-Ankabut/29 : 57)
2) KIAMAT KUBRA adalah kiamat besar / Kerusakan besar, yaitu hancurnya alam semesta dengan segala isinya.
Peristiwa ini terjadi setelah sangsakala pertama di tiupkan oleh Malaikat Israfil.
“Maka apabila sangsakala ditiup sekali tiupan. Dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali benturan. Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat dan terbelahlah langit, katena pada hari itu langit menjadi lemah.” (QS. Al-Haqah/69 : 13-16)
Hari kiamat waktu terjadinya tidak bisa di ketahui oleh makhluk termasuk Nabi dan Rasul. Hari kiamat waktu terjadinya hanya Allah Swt. yang Maha mengetahui. setelah terjadi kiamat kubra, Malaikat Israfil meniup sangsakala untuk yang kedua kali, pada saat itu Allah Swt. membangkitkan manusia dari kuburnya dan menghidupkan kembali. Mulai manusia pertama (Nabi Adam A.S) hingga manusia terakhir.
Allah Swt. berfirman :
“Kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya kedalam kubur.” (QS. 'Abasa/80 : 22)

B.     TANDA-TANDA KIAMAT

Tanda Kiamat Sugra

1.      Wafatnya Nabi Muhammad SAW
Diantara sekian banyak tanda-tanda akhir kehidupan dunia adalah wafatnya Nabi dan Rasul terakhir. Hal tersebut sebagaimana diterangkan dalam hadist Nabi Muhammad SAW sebagai berikut:
“Diantara enam tanda-tanda kiamat adalah tibanya kematianku.” (HR. Bukhari).

2.      Prostitusi Merajalela
Prostitusi perzinaan yang banyak merebak di masyarakat kita dewasa ini, tanpa disadari juga menjadi tanda-tanda dekatnya kiamat. Kenyataan tersebut sebagaimana telah disitir di dalam hadist Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra:
“Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah terbukanya perzinaan secara bebas.” (HR. Bukhari) 

3.      Banyaknya gedung-gedung penckar langit
Pembangunan gedung-gedung menjulang tinggi dan kerasnya persaingan dalam pelaksanaan proyek adalah suatu pertanda adanya kemajuan dunia modern. Namun, hal tersebut adalah bagian dari tanda-tanda kiamat. Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda:
“Kiamat akan terjadi bila banyak orang berlomba-lomba bersaing membuat gedung-gedung menjulang tinggi.” (HR. Bukhari).

4.      Wanita Berpakaian Telanjang
Saat ini, wanita-wanita berpakaian yang menampakkan lekukan dan keindahan tubuhnya adalah fenomena yang ‘biasa’  dalam pola kehidupan modern. Tanpa disadari hal demikian sebenarnya adalah tanda-tanda kehancuran (kiamat) yang telah melanda dunia ini. Dalam sabda Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam dikatakan:
“Akan ada pada akhir zaman dari umat ini kaum lelaki yang berkendaraan mewah, mereka mendatangi pintu-pintu masjid sedangkan kaum wanitanya berpakaian seperti telanjang.” (HR. Hakim)

5.      Banyaknya Orang-Orang Kikir
Tidak mau peduli terhadap sesama, hidup eksklusif dengan hanya mementingkan diri sendiri dan tidak mau berbagi rasa dengan sesama adalah bagian mendasar dari karakteristiknya orang-orang kikir. Fenomena meruaknya sifat kikir pada indinvidu-individu manusia akhir zaman juga merupakan bagian dari tanda kiamat, dalam riwayat Abu Hurairah ra dikatakan bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Di antara tanda-tanda kiamat adalah membudayanya sifat kikir.” (HR. Bukhari)

      Tanda Kiamat Kubra

1. Waktu berputar semakin cepat, sehingga setahun terasa sebulan, sebulan terasa seminggu
2. Matahari terbit dari sebelah barat
3. Keluarnya Dajjal, yaitu sosok pembohong yang menutupi kebenaran
4. Adanya Ya'juj dan Ma;juj, yaitu segolongan manusia yang memiliki kekuatan besar dan berpikiran sesat
5. Turunya Imam Mahdi ke dunia untuk meluruskan syari'at Islam dan mengidupkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW
6. Turunya Nabi Isa A.S yang akan memperjuangkan kebenaran bersama Imam Mahdi. Dialah yang menumpas Dajjal serta mengajak umat manusia untuk mengesakan Allah dan menyembah-Nya
7. Hilangnya Al-Qur'an dari mushaf (lembaran-lembaran) dari hati manusia


C.    PERISTIWA SETELAH TERJADI KIAMAT

1.      Alam barzah (yaumul barzah)
Alam barzah atau nama lainnya alam kubur yaitu adalah sebuah pintu gerbang antara batas alam dunia dan alam akhirat. Di dalam alam barzah, semua manusia akan ditanyai tent Munkng semua amal perbuatan yang dilakukan selama berada di dunia oleh malaikat Munkar dan Nakir .
2.      Yaumul baats
Di alam ini Allah SWT akan membangkitkan kembali seluruh manusia yang telah mati dari alam kubur. Dimana, arti yaumul baats adalah hari dibangkitkannya semua manusia dari alam kubur menuju ke padang mahsyar.  Kebangkitan akan dimulai apabila malaikat Israfil meniup sangkakala yang kedua.
3.      Yaumul  mahsyar.
Yaumul mahsyar juga bisa dibilang yaumul hasyr yang berarti hari dikumpulkannya seluruh manusia yg telah dibangkitkan dari kuburnya, disebuah padang yang sangat luas yg bernama padang mahsyar. Di ala mini, seluruh manusia akan mengalami kesusahan karena tidak ada yg bisa menolong kecuali yg dikehendaki Allah SWT. Di yaumul mahsyar ini manusia akan mendapatkan catatan amal baik dan amal buruknya secara rinci. Disini hanya ada kegembiraan apabila mereka melakukan perbuatan yg sholeh, namun juga ada sebuah penyesalan yg cukup besar karena melihat catatan amal yg diperbuatnya jahat dan buruk. 
4.      Yaumul hisab atau mizan
Arti kata mizan adalah timbangan sedangkan hisab adalah perhitungan. Dua istilah ini memiliki makna yang hampir sama. Dengan demikian, yaumul mizan adalah hari ditimbangnya seluruh amal baik dan buruk manusia untuk menerima keadilan dan balasannya masing masing. Yaumul mizan juga disebut dengan yaumul hisab yaitu hari diperhitungkannya seluruh amal perbuatan manusia , baik amal yang baik maupun amal yang buruk.
Setelah seluruh manusia sampai di padang mahsyar seluruh amal perbuatannya selama hidup didunia akan dihitung atau ditimbang. Bagi mereka yang timbangan amal baiknya lebih berat akan mendapatkan balasan yang memuaaskan,sedangkan bagi mereka yang timbangan amal baiknya lebih ringan akan mendapatkan balasan neraka yang paling panas (hawiyah).
Amal baik dan amal buruk manusia kelak akan ditimbang di neraca keadilan. Inilah yang disebut dengan yaumul mizan. Yaumul mizan adalah hari ditimbangnya amal perbuatan manusia dari yang terkecil sampai yang terbesar. Semuanya akan terlihat dan tidak ada yang luput dari perhitungan. Perbuatan baik meskipun hanya seberat atom aka nada balasannya, begitu pula perbuatan yang jahat walaupun seberat atom juga ada balasannya.
Berbahagialah bagi orang orang yang beriman dan beramal sholeh. Mereka akan berbahagakia di alam akhirat. Dan sebaliknya orang yang selalu berbuat kejahatan tentunya akan mendapatkan siksaan yang amat berat dineraka sebagai balasan perbuatan jahatnya selama didunia.
5.      Surga dan neraka.
·         Surga sebagai balasan perbuatan baik.
Seluruh perbuatan baik manusia telah diperhitungkan pada saat yaumul hisab. Perbuatan baik itu akan mendapatkan baik itu akan mendapatkn balasan yang setimpal. Balasan terhadap perbuatan baik tentu balasan yang sangat menyenangkan dan memuaskan. Balasan yang memuaskan tsb berupa surge dengan sejuta kenikmatan dan ribuan kebahagiaan didalamnya.
·         Neraka sebagai balasan perbuatan buruk.
Perbuatan buruk juga mendapatkan balasan . perbuatan buruk sekecil apapun akan mendapatkan balsannya, yakni neraka yang didalamnya ada api yang sangat panas.
Di neraka itulah balsan bagi orang yang melakukan banyak dosa,ria,takabur,suuzon,sombong dan juga yang tidak melaksanakan perintah Allah SWT. Mereka didalam neraka sangat susah mencari makanan dan minuman . sungguh jauh berbeda balasannya dengan perbuatan yg baik

D.    HIKMAH BERIMAN KEPADA HARI KIAMAT

      1.      Tidak akan meniru pola hidup orang kafir (yang tidak beriman)

Allah SWT telah memperingatkan kita supaya tidak terpedaya dan ikut-ikutan gaya hidup orang kafir, yang penuh dengan kebebasan (foya-foya, dugem, mabok, free sex, dll). Itu adalah kesenangan sementara saja, selama hidup didunia. Tetapi akibatnya ditanggung selama-lamanya didalam neraka jahanam. Naudzubillahi min dzaalik.

2. Selalu beramal sholeh dan meningkatkan ketakwaan.

Orang yang beriman dengan adanya hari akhir yakin dan mengharap akan bertemu dengan Allah, oleh karena itu dia akan selalu berusaha beramal sholeh dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah. Sehingga ketika menemui-Nya dalam keadaan siap.

"... Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman." (QS 2:223)

"... Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya". (QS 18:110)

3. Selalu berbuat baik dan benar.

Orang yang beriman kepada hari akhir akan selalu berbuat baik dan benar dalam hidupnya.

"Dan takutlah kamu kepada suatu hari di waktu seseorang tidak dapat menggantikan seseorang lain sedikit pun dan tidak akan diterima suatu tebusan daripadanya dan tidak akan memberi manfaat sesuatu syafaat kepadanya dan tidak (pula) mereka akan ditolong.
" (QS 2:123)

Mengapa harus baik dan benar? Karena perbuatan baik belum tentu benar, tetapi perbuatan benar sudah pasti baik. Misalnya, perbuatan menolong orang adalah baik, tetapi belum tentu benar. Menolong orang dalam rangka apa? Apakah menolong dalam rangka kebaikan dan takwa, atau dalam rangka dosa. Menolong orang berbuat dosa atau jahat adalah tidak benar dan tidak dibenarkan dalam Islam.

"... Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya." (QS 5:2)

Bukan hanya harus melakukan perbuatan baik dan benar, perkataan pun harus baik dan benar, sebagaimana sabda Rasulullah saw:

"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah ia berhata benar atau diam." (HR Bukhari dan Muslim)

4. Mau berjihad dijalan Allah dengan jiwa dan harta.

Berjihad bagi orang yang beriman kepada hari akhir adalah sebuah kemestian, karena jihad dengan jiwa dan harta merupakan jual beli seorang mukmin dengan Allah, serta merupakan pembenaran atas keimanannya.

"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur’an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar." (QS 9:111)

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar." (QS 49:15)

5. Tidak bakhil (kikir) dalam berinfaq.

Ketika seseorang beriman kepada hari akhir, ia akan selalu berinfak dijalan Allah dengan tidak kikir. Karena ia tahu akibat kikir terhadap hartanya itu dikemudian hari, serta ia tahu pahala yang berlipat ganda yang diterimanya bila ia berinfak dijalan Allah SWT.

"Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS 3:180)

"Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela, yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya, dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya, sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah. Dan tahukah kamu apa Huthamah itu? (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, yang (membakar) sampai ke hati. Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka, (sedang "mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang." (QS 104:1-9)

"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (QS 2:261-262)

6. Memiliki kesabaran dalam kebenaran dan ketika tertimpa musibah.

Ketika keimanan kepada hari akhir tertanam dalam hati, maka orang itu akan selalu sabar dalam kebaikan dan dalam keadaan apapun. Meskipun musibah menimpa dirinya, ia akan tetap sabar bahkan meningkatkan kesabarannya.

"Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung." (QS 3:200)

"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, "Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun."
 (QS 2:155-156)

Ia tahu bahwa dunia ini hanya sementara, semua akan mati. Penderitaan didunia hanyalah sementara, segala sesuatu akan disempurnakan diakhirat nanti, sebagaimana firman Allah SWT:

"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan." (QS 3:185)


0 comments:

Post a Comment

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com