Saya tinggal di Kabupaten Magetan. Magetan adalah kabupaten yang terletak di kaki gunung Lawu yang terkenal sebagai produsen kulit. Pariwisata terkenal disini adalah sebuah telaga yang dinamakan telaga Sarangan.
Letak tempat tinggal saya cukup jauh dari Sarangan. Saya tinggal di Kelurahan Kepolorejo, Kabupaten Magetan. Itulah tema bahasan saya kali ini. Kantor Kelurahan Kepolorejo terletak di Jl. Bangka. Tepatnya di samping SDN Kepolorejo.
Kelurahan Kepolorejo merupakan
kelurahan yang dekat dengan pusat kota. Alun-alun Magetan terletak persis di
sebelah Tenggara kelurahan ini. Jadi transportasi untuk menuju daerah ini cukup
memadai.
Saat bersekolah saya selalu
diantar jemput oleh orang tua. Tetapi saat orang tua saya berhalangan
menjemput, saya di suruh untuk naik angkutan umum atau disebut angkot. Tarif
yang dikeluarkan hanya Rp 2000,00 untuk pelajar. Tetapi terkadang saya lebih
memutuskan untuk berjalan kaki. Ini dikarenakan letak sekolah saya, SMPN 1
Magetan berjarak tidak terlalu jauh dari rumah saya, tidak sampai 2 km. Waktu
yang dibutuhkan juga tidak sampai 20 menit.
Rutenya jika dari alun-alun bisa langsung ke utara melewati Jembatan
Gandong I lalu belok ke barat. Setelah belok, jalan yang anda lewati itu adalah
Jl. Ahmad Yani yang juga merupakan bagian dari Kelurahan Kepolorejo.
Untuk sarana dan prasarana di
Kelurahan Kepolorejo ini sudah cukup memadai, jalan rayanya juga tidak
berlubang. Kemacetan juga jarang sekali terjadi. Tapi di jam jam sepulang
sekolah, setiap saya melewati Jl A Yani tepatnya di depan SMPN 3 Magetan selalu
saja terjadi kemacetan. Bukan dikarenakan siswanya yang menyebrang jalan, tapi
karena angkota angkotanya parkir di jalan raya sambil menunggu penumpang.
Sedangkan di jam itu, juga banyak siswa dari sekolah lain yang lewat melalui
jalur itu. Sekedar saran, bukankah lebih baik jika ada tempat khusus bagi
angkutan umum untuk menunggu? Mungkin itu bisa membuat arus lalu lintas lebih
baik. Selain itu, dapat juga membuat jalan raya lebih enak dipandang.

0 comments:
Post a Comment