Sunday, January 24, 2016

Menyusun Teks Tanggapan Kritis Berdasarkan Struktur

1

Untuk menyusun sebuah teks tanggapan kritis, kita harus mencari sumber berita terlebih dahulu. Berikut ini saya sajikan 2 sumber berita yang berasal dari internet

Sumber 1   : http://www.gudangkesehatan.com/dampak-positif-dan-negatif-dari-bermain-game-online/



Dampak Positif Dan Negatif Dari Bermain Game Online

Apa sebenarnya game online?

Game online adalah suatu jenis permainan komputer yang memanfaatkan jaringan internet, game online dapat diakses secara langsung dari sistem perusahaan kepada penikmat game melalui jaringan internet, dapat dimainkan bersama dan berkomunikasi secara langsung sesama player dalam game yang sama. Game online yang sederhana dan yang terumit pun tersedia dan gampang untuk didapatkan. Kecuali bila harus membeli user dan tentunya game online dapat dikateorikan dalam dunia maya. Dapat ditemui disekitar kita warung internet khusus game online yang kadang disebut warnet game. Dan terkadang dipasang poster-poster game yang sedang naik daun pada zaman sekarang contohnya Point Blank, Ragnarok, Atlantica, Angry Birds dan Dragon Nest.
Sebelum kita menulusuri dampak positif bermain game, mari kita ulas beberapa dampak negatif maen game online untuk semua kalangan :

1. Berkurangnya Sosialisasi

Game online membuat kecanduan karena dalam game dituntut untuk melakukan banyak hal agar tidak tertinggal dengan orang lain, dengan tuntutan semua itu anak biasanya lebih menyita waktu depan game yang dia sukai, dan akibatnya tidak ada rasa ingin bermain dengan anak-anak lain dan hanya menikmati kesendirian depan game tersebut. Hal ini dapat berakibat negatif bagi pergaulannya.

2. Sulit Berkonsentrasi

Untuk anak yang mengalami kecanduan game online, membuat mereka susah berkonsentrasi dalam pelajaran. Hal ini disebabkan fikirannnya selalu ingin bermain game dan ingin segera pulang bermain game bersama teman-teman gamenya. Hal ini tentu berdampak buruk bagi masa depan anak. Kecanduan game online pun memiliki tahap yang bervariasi. Kurangnya perhatian dari keluarga membuat seorang anak lebih gampang terjun dan menikmati bermain game.

3. Sulit Berekspresi dan Berinteraksi

Dengan terbiasa berinteraksi satu arah yaitu depan monitor saja, membuat anak sulit berinteraksi dan akan menemukan waktu sulit untuk mengekspresikan diri sendiri, dengan otak anak yang terkenal sangat lincah, aktif, dan penuh ekplorasi sedikit demi sedikit akan tumpul bila kehidupannya hanya dalam satu ruangan saja karena interaksi sosial juga meningkatkan kepintaran anak.

4. Lupa Segala Hal

Terkadang anak tidak tahu dampak kekurangan makan, minum, dan kekurangan olahraga dapat menyebabkan badan mudah terkena penyakit tetapi bisa saja orang tersebut doyan makan, tetap saja kurangnya aktivitas yang dilakukan tubuh berdampak kurang bugar di masa depannya karena kurang lancarnya metabolisme tubuh. Radiasi yang dipancarkan monitor juga dapat merusak mata dan juga saraf, hal ini terbukti sering ditemui pemain games yang sering menggunakan kacamata.


Beberapa Dampak Positif Bermain Game :

1. Lebih Berkonsentrasi

Karena dalam dunia game menemukan hal baru, anak dapat secara tidak langsung mengkondisikan dirinya untuk mengetahui keadaan sekitar, dan beberapa game menuntut untuk berkonsentrasi, artinya anak dapat berkonsentrasi pada satu hal yang menurut dia menarik. Bermain game sekitar 20 menit sebelum belajar dapat memancing konsentrasi dalam belajar.

2. Berkembangnya Kemampuan

Dilakukan penelitian di Amerika Serikat, New York bahwa anak yang sudah mengetahui strategi dalam game dapat meningkatkan daya kemampuan berkembang dalam Matematika, pemecahan masalah, dan kemampuan membaca terlebih lagi bila game yang biasa dimainkan berbahasa inggris.

3. Mengalihkan Perhatian

Bagi anak yang mengalami perawatan seperti kemoterapi dapat mengalihkan rasa sakit dengan bermain game, tensi darahpun dapat menurun. Dengan tuntutan tangan yang lihai dalam bermain game dapat melancarkan tangan agar tetap lincah terutama bila anak tersebut sedang mengalami cedera tangan.
Tips untuk seseorang yang ingin berhenti dari kecanduan game online penuhi kegiatan agar tidak ingat terus dengan game online, pengawasan orang tua lebih penting bila anak mulai ingin terjun pada game, niat yang kuat untuk berhenti, dan lain sebagainya.



Sumber 2 : http://keluarga.com/kesehatan/dampak-negatif-game-online-ditinjau-dari-beberapa-segi

Dampak Negatif Game Online Ditinjau dari Beberapa Segi


Ketika seseorang memainkan game online sebenarnya permainan tersebut memberikan banyak sekali manfaat bagi penggunanya. Namun sayangnya, saat ini banyak orang yang telah menjadi pecandu berat permainan tersebut hingga menyalahgunakannya. Khususnya pada anak-anak dan remaja, game online yang dimainkan secara berlebihan dampaknya justru dapat sangat merugikan. Perlu sebuah ketegasan dari orang tua dalam mengontrol kegemaran anak-anak mereka dalam memainkan permainan tersebut. Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini beberapa dampak negatif game online yang dimainkan tidak sesuai dengan porsinya, diantaranya:

1. Dari segi jasmani

Kesehatan menurun

Tidak mengherankan anak-anak yang memiliki kegemaran memainkan permainan ini memiliki daya tahan tubuh yang lemah akibat kurangnya aktivitas fisik, duduk terlalu lama, sering terlambat makan, sering terpapar pancaran radiasi dari layar monitor komputer dan sebagainya. Penyakit-penyakit yang sering dijumpai pada mereka yang mengalami kecanduan memainkan permainanan ini, diantaranya: serangan jantung, stroke, mata minus, obesitas, paru-paru, dislokasi jari-jari tangan, penyakit saraf, ambeien dan penyakit di sekitar tulang punggung.

2. Dari segi psikologis

Gangguan mental

Banyaknya adegan di game online yang mengajarkan untuk melakukan tindakan kriminal serta kekerasan, seperti: perkelahian, pengrusakan, pemerkosaan, pembunuhan, dan sebagainya, yang secara tidak langsung telah memengaruhi alam bawah sadar seseorang bahwa kehidupan nyata ini adalah layaknya sama seperti di dalam permainan tersebut. Beberapa kasus kekerasan yang pernah diberitakan oleh media massa, yang melibatkan anak-anak dan remaja sebagai pelakunya adalah bukti nyata bahwa game online dapat merusak perkembangan mental seseorang. Ciri-ciri seseorang mengalami gangguan mental akibat pengaruh game online adalah: mudah marah, emosional, mudah mengucapkan kata-kata kotor, memaki, mencuri, dan sebagainya.

Menghambat proses pendewasaan diri

Permainan online yang dilakukan tanpa kenal waktu juga dapat memengaruhi proses pendewasaan diri seseorang, hal tersebut sangat beralasan karena dunia di dalam permainan online ada yang mengajak seseorang untuk hanyut serta larut dalam alur bahwa seseorang tidak mungkin tumbuh menjadi dewasa. Seseorang yang telah terpengaruh, biasanya akan ditandai dengan sikap: pemalu, minder, kurang percaya diri, manja dan bersifat kekanak-kanakan.

3. Dari segi waktu

Dapat mempengaruhi prestasi belajar anak

Mengapa? Karena waktu luang yang seharusnya sangat ideal untuk digunakan mempelajari mata pelajaran sekolah justru lebih sering digunakan untuk menyelesaikan level demi level dalam permainan tersebut, daya konsentrasi mereka umumnya juga terganggu sehingga kemampuan dalam menyerap mata pelajaran yang disampaikan oleh guru menjadi tidak maksimal. Pada orang dewasa, game online dapat mempengaruhi produktivitas mereka di tempat kerja, sehingga bila tidak segera dihentikan, maka tidak menutup kemungkinan akan berujung dengan pemecatan.

4. Dari segi keuangan

Mengajarkan pemborosan

Permainan online juga mendidik seseorang untuk hidup boros, bagi mereka yang tidak memiliki fasilitas komputer di rumah, mereka terpaksa harus datang ke warnet yang menyediakan permainan-permainan tersebut dan otomatis harus mengeluarkan uang. Biaya pemakaian listrik di rumah pasti juga akan mengalami pembengkakan, khususnya bagi mereka yang menggunakan komputer desktop selama berjam-jam tanpa henti.

Mengajarkan ketidakjujuran

Bermain game online terkadang membutuhkan biaya, untuk membeli vouchernya saja supaya tetap bisa memainkan salah satu jenis permainan dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, dampak negatif yang dapat ditimbulkan dari permainan ini adalah mengajarkan seorang anak (yang belum memiliki penghasilan sendiri) untuk melakukan kebohongan (kepada orang tuanya) serta melakukan berbagai macam cara termasuk pencurian supaya tetap bisa memainkan permainan tersebut.

5. Dari segi sosial

Kesulitan bersosialisasi dengan orang lain

Mereka yang telah terbiasa hidup dalam dunia maya, umumnya akan mengalami kesulitan ketika harus bersosialisasi di dunia nyata. Sikap anti sosial, tidak memiliki keinginan untuk berbaur dengan masyarakat, keluarga, dan juga teman adalah ciri-ciri yang ditunjukkan oleh mereka yang telah mengalami ketergantungan terhadap permainan tersebut.
Sebagai penutup, game online adalah salah satu bukti nyata dari kemajuan teknologi masa kini, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa sangat gemar memainkannya. Kini, setelah memahami bahwa game online memiliki potensi mendatangkan pengaruh buruk bagi pengguna yang memainkannya secara tidak proporsional, maka berikut ini beberapa dampak positif game online bila dimainkan secara proporsional, dikutip dari laman TahuPedia, diantaranya adalah:
1.      Meningkatkan mood dan mengurangi stress
2.      Memperlambat proses penuaan
3.      Membantu meringankan rasa sakit
4.      Meningkatkan daya penglihatan
5.      Mengajarkan untuk menghargai kegagalan
6.      Meningkatkan kemampuan untuk mengambil keputusan
7.      Membantu proses pembelajaran
8.      Meningkatkan kemampuan motorik
9.      Merekatkan hubungan keluarga, dan
10.  Meningkatkan kemampuan kerjasama sebagai tim




Teks Tanggapan Kritis :



Remaja dan Game Online



          Game online adalah suatu jenis permainan komputer yang memanfaatkan jaringan internet. Game online dapat diakses secara langsung dari sistem perusahaan kepada penikmat game melalui jaringan internet entah itu melalui komputer ataupun telepon pintar.  Banyak anak anak dan juga remaja yang mengakses game ini sehingga menimbulkan berbagai dampak terhadap dirinya sendiri dan juga lingkungannya.
            Meski dapat memenuhi hasratnya, game online membawa banyak pengaruh yang tak baik pada anak. Dampak itu dapat dilihat dari berbagai segi seperti segi jasmani, psikologis, waktu, keuangan serta segi sosial.
            Dalam segi jasmani, pemakaian game online yang terlalu lama dapat menyebabkan daya tahan tubuh yang lemah akibat kurangnya aktivitas fisik, duduk terlalu lama, sering terlambat makan, sering terpapar pancaran radiasi dari layar monitor komputer dan sebagainya. Akibatnya berbagai penyakitpun dapat timbul seperti serangan jantung, stroke, mata minus, obesitas, paru-paru, dislokasi jari-jari tangan, penyakit saraf, ambeien dan penyakit di sekitar tulang punggung.
            Sedangkan dalam segi psikologis, gangguan mental dan menghambat proses pendewasaan diri merupakan akibat yang ditimbulkan dari pemakaian game online yang tidak bijaksana. Hal ini disebabkan banyaknya adegan kekerasan di game online. Dalam beberapa kasus nyata, kita juga sering menjumpai anak anak yang bertindak keras terhadap kawannya karena meniru game online yang sering ia mainkan.
            Namun disisi lain game online juga bermanfaat bagi anak anak dan remaja jika mereka memainkannya dengan baik dan bijaksana. Untuk membantu proses belajar misalnya, bermain game sekitar 20 menit sebelum belajar dapat memancing konsentrasi dalam belajar. Karena beberapa game menuntut untuk berkonsentrasi, artinya anak dapat berkonsentrasi pada satu hal yang menurut dia menarik.
            Selain itu hasil penelitian di Amerika Serikat, New York menyatakan bahwa anak yang sudah mengetahui strategi dalam game dapat meningkatkan daya kemampuan berkembang dalam Matematika, pemecahan masalah, dan kemampuan membaca, terlebih lagi bila game yang biasa dimainkan berbahasa inggris.
            Setelah berbagai pertimbangan saya sebagai penanggap berpendapat bahwa game online berdampak buruk bagi pemakainya. Namun tentu saja dampak buruk tersebut dapat diperkecil bahkan dihilangkan jika ada hubungan yang baik antara anak dengan orang tua. Karena komunikasi diantara keduanya lah yang dapat mengendalikan hasrat sang anak.
            Jadi, dalam hal ini peran kedua orang tua sangat penting untuk mendukung dan mengontrol anak. Orang tua harus bisa membuat jadwal untuk anak, kapan waktu untuk bermain dan kapan juga waktu untuk belajar. Dengan proporsi yang tepat, manfaat bermain game online dapat diraih dan pengaruh buruknya dapat dihindari.


Struktur Teks Tanggapan Kritis "Remaja dan Game Online" :
Evaluasi : Paragraf 1
Deskripsi teks : Paragraf 2, 3, 4, 5, 6 dan 7
Penegasan Ulang : Paragraf 8

1 comment:

  1. terima kasih..sangat membantu saya dalam mengerjakan tugas :)

    ReplyDelete

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com